SELAMAT DATANG DAN TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA . . .

Selasa, 12 Februari 2013


8 Pertanyaan Jebakan Saat Melamar Pekerjaan


Sumber : http://pemulihanjiwa.com/
Dalam proses perekrutan pegawai tiap perusahaan membutuhkan beberapa tahapan untuk melakukan seleksi bagi pelamar pekerjaan yaitu pada umumnya tahapan test tertulis, interview, test kesehatan (kalau ada). Tidak sedikit pula banyak dari calon karyawan yang telah lulus dalam test tertulis akan tetapi gagal dalam tahap interview atau wawancara. Mungkin ada baiknya membaca artikel ini yang diharapkan bisa membantu para calon karyawan dalam menyiasati pertanyaan dari pewawancara. Berikut beberapa daftar pertanyaan yang mungkin adalah sebuah jebakan dalam sebuah proses wawancara:

1.     Mengapa kami harus mempekerjakan Anda?
Ini peluang Anda untuk “menjual” diri Anda. Uraikan dengan singkat dan jelas kelebihan yang Anda miliki, kualifikasi Anda dan apa yang dapat Anda sumbangkan bagi perusahaan tersebut. Hati-hati , jangan memberikan jawaban yang terlalu umum. Hampir setiap orang mengatakan mereka merupakan seorang pekerja keras dan memiliki motivasi. Berikanlah jawaban yang memperlihatkan keunikan yang Anda miliki.
2.     Mengapa tertarik bekerja di perusahaan ini?
Pertanyaan ini merupakan salah satu alat bagi si pewawancara untuk mengetahui apakah Anda mempersiapkan diri anda dengan baik. Jangan pernah datang untuk sebuah wawancara pekerjaan tanpa mengetahui latar belakang perusahaan. Dengan memiliki informasi yang cukup mengenai latar belakang perusahaan tersebut maka pertanyaan di atas memberikan kesempatan kepada Anda untuk memperlihatkan inisiatif, dan menunjukkan apakah pengalaman serta kualifikasi yang Anda miliki sepadan dengan posisi yang diperlukan.
3.     Apa kelemahan utama Anda?
Rahasia dalam menjawab pertanyaan di atas adalah dengan berkata jujur mengenai kelemahan Anda, tapi jangan lupa menjelaskan bagaimana Anda mengubah kelemahan tersebut menjadi kelebihan. Misalnya, bila Anda memiliki masalah dengan perusahaan terdahulu, perlihatkan langkah yang Anda ambil. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda memiliki kemampuan dalam mengenali aspek yang perlu diperbaiki dan inisiatif dalam memperbaiki diri Anda.
4.     Mengapa berhenti dari perusahaan terdahulu?
Walaupun Anda berhenti dari pekerjaan terdahulu dengan cara yang tidak baik, Anda harus berhati-hati dalam memberikan jawaban. Usahakan untuk memberikan jawaban yang diplomatis. Bila Anda memberikan jawaban yang mengandung aspek negatif, kompensasikan jawaban tadi dengan jawaban yang positif. Bila anda mengeluhkan tentang pekerjaan terdahulu, maka hal ini tidak memberi poin apa-apa buat Anda.
5.     Bagaimana Anda mengatasi masalah?
Tidak mudah memberikan jawaban bila Anda mendapatkan pertanyaan seperti di atas, terutama bila Anda baru lulus dan tidak memiliki pengalaman kerja. Pewawancara ingin melihat apakah Anda dapat berpikir kritis dan mengembangkan solusi tanpa melihat jenis permasalahan yang Anda hadapi, bahkan walaupun Anda tidak memiliki waktu yang cukup dalam mengatasi masalah yang dihadapi. Gambarkan langkah-langkah yang Anda lakukan dalam memprioritaskan pekerjaan. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda bertanggungjawab dan tetap dapat berpikir jernih walaupun sedang menghadapi masalah.
6.     Prestasi apa yang dibanggakan?
Rahasia dari pertanyaan di atas adalah dengan menyeleksi dan memilih secara spesifik prestasi yang berhubungan dengan posisi yang sedang ditawarkan. Walaupun Anda pernah menjuarai bola basket pada waktu kuliah, tetapi ini bukan merupakan sebuah jawaban yang diharapkan. Berikan jawaban yang lebih profesional dan lebih relevan. Pikirkan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut dan kembangkan contoh yang memperlihatkan bagaimana Anda dapat memenuhi kebutuhan perusahaan.
7.     Berapa gaji yang Anda harapkan?
Pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang tersulit terutama bagi mereka yang tidak memiliki pengalaman kerja yang cukup.Yang perlu Anda lakukan sebelum wawancara adalah mencari tahu pasaran gaji untuk posisi yang ditawarkan agar Anda dapat memberikan jawaban atas pertanyaan ini. Beritahu pewawancara bahwa Anda terbuka untuk membicarakan mengenai kompensasi bila saatnya tiba. Bila terpaksa, berikan jawaban yang berupa kisaran angka, bukan angka tertentu.
8.     Bisa ceritakan mengenai diri Anda?
Mungkin pertanyaan di atas tampaknya mudah tetapi pada kenyataannya tidaklah semudah yang Anda bayangkan. Yang pasti Anda harus menyadari bahwa pewawancara tidak tertarik untuk mengetahui apa yang Anda lakukan di akhir pekan ataupun dari daerah mana Anda berasal. Pewawancara berusaha mengetahui Anda secara profesional. Siapkan dua atau tiga poin mengenai diri Anda, baik pengalaman kerja maupun sasaran karir Anda dan tetap konsisten. Rangkum jawaban Anda dengan mengungkapkan keinginan Anda sebagai bagian dari perusahaan tersebut. Bila memiliki jawaban yang mantap maka hal ini dapat membawa Anda pada pembicaraan yang memperlihatkan kualifikasi Anda.

Terus terang saya sendiri belum pernah mengalami situasi wawancara seperti ini. Tapi tidak ada salahnya kan kalo berbagi? Itung- itung buat belajar :D
»»  BACA SELENGKAPNYA...

Jumat, 11 Januari 2013

SOAL – SOAL ETIKA PROFESI


Berikut ini ada beberapa soal-soal latiahan mata kuliah "ETIKA PROFESI" beserta jawabannya. Memang gak kejawab semua, tapi lumayan bisa buat latihan. Kalo temen-temen kebetulan mampir kesisni, boleh kok nambahi jawabannya. Kalo ada yang salah, boleh juga kok ngoreksi. :D

1.      Jelaskan etika dari bahasa Yunani menurut pengertian Anda !
Istilah Etika berasal dari bahasa Yunani kuno. Bentuk tunggal kata ‘etika’ yaitu ethos sedangkan bentuk jamaknya yaitu ta etha. Ethos mempunyai banyak arti yaitu : tempat tinggal yang biasa, padang rumput, kandang, kebiasaan/adat, akhlak,watak, perasaan, sikap, cara berpikir. Sedangkan arti ta etha yaitu adat kebiasaan.

2.      Jelaskan hubungan antara moral dan etika !
Dalam kehidupan sehari-hari etika sangat penting dalam berkomunikasi karena menyangkut perasaan dan harga diri seseorang. Oleh karena itu kita diharapkan dapat memahami makna etika itu sendiri.
   Etika berasal dari kata Yunani ethos, yang berarti “adat istiadat” atau “kebiasaan”. Dalam pengertian ini etika berkaitan dengan kebiasaan hidup yang baik, baik pada diri seseorang maupun pada suatu masyarakat atau kelompok masyarakat. Ini berarti etika berkaitan dengan nilai-nilai, tata cara hidup yang baik, aturan hidup yang baik, dan segala kebiasaan yang dianut dan diwariskan dari satu orang ke orang yang lainnya.
   Dilihat dari pengertian etika diatas, etika hampir sama dengan pengertian moralitas. Moralitas berasal dari kata Latin mos, yang berarti “adat istiadat” atau “kebiasaan”. Arti secara harafiah yaitu etika dan moralitas sama-sama berarti sistem nilai tentang bagaimana manusia harus hidup baik sebagai manusia yang telah di institusionalisasikan dalam sebuah adat kebiasaan yang kemudian terwujud dalam pola perilaku yang ajek dan terulang dalam kurun waktu yang lama sebagaimana baiknya sebuah kebiasaan. Etika dan moralitas memberi petunjuk konkret tentang bagaimana manusia harus hidup secara baik sebagai manusia begitu saja, kendati petunjuk konkret itu bisa disalurkan melalui dan bersumber dari agama dan kebudayaan tertentu.

3.      Apa saja yang menjadi  tujuan pokok dari  rumusan etika yang dituangkan  dalam  kode  etik  ( Code  of  conduct )   profesi ? sebutkan dan jelaskan !
   1. Standar-standar etika menjelaskan dan menetapkan tanggung jawab terhadap klien, institusi, dan masyarakat pada umumnya
   2. Standar-standar etika membantu tenaga ahli profesi dalam menentukan apa yang harus mereka perbuat kalau mereka menghadapi dilema-dilema etika dalam pekerjaan
   3. Standar-standar etika membiarkan profesi menjaga reputasi atau nama dan fungsi-fungsi profesi dalam masyarakat melawan kelakuan-kelakuan yang jahat dari anggota-anggota tertentu
   4. Standar-standar etika mencerminkan / membayangkan pengharapan moral-moral dari komunitas, dengan demikian standar-standar etika menjamin bahwa para anggota profesi akan menaati kitab UU etika (kode etik) profesi dalam pelayanannya
   5. Standar-standar etika merupakan dasar untuk menjaga kelakuan dan integritas atau kejujuran dari tenaga ahli profesi
   6. Perlu diketahui bahwa kode etik profesi adalah tidak sama dengan hukum (atau undang-undang). Seorang ahli profesi yang melanggar kode etik profesi akan menerima sangsi atau denda dari induk organisasi profesinya.

4.      Jelaskan pengertian profesi !
PROFESI, adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian.
Profesi adalah bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (ketrampilan, kejuruan, dan sebagainya) tertentu

5.      Sebutkan kebiasaan-kebiasaan yang perlu dimiliki seorang engineer !
1. Kesediaan untuk bekerja dengan data dan pengetahuan yang kurang dan bahkan kadang- kadang berlawanan.
2. Kesadaran perlunya mengembangkan dan memanfaatkan pertimbangan-pertimbangan teknis
3. Mempertanyakan keadaan setiap informasi, spesifikasi. Metoda dan hasil
4. kesadaran bahwa eksperimen adalah arbiter tertinggi (hasil percobaan yang disajikan dengan cukup teliti lebih dapat dipercaya dibanding perhitungan-perhitungan teoritis, analogi, perkiraan, logika,dll)
5. Kesediaan untuk mempertanggung jawabkan suatu hasil yang bermanfaat.

6.      Sebut dan jelaskan aturan yang berkaitan dengan sikap mental profesi menurut Karl Terzaghi !
1. Engineering adalah suatu olahraga (sport) mulia, yang memerlukan sportmanship yang baik. Membuat kesalahan adalah bagian dari permainan (game). Milikilah ambisi untuk menjadi orang pertama yang menemukan kesalahan diri sendiri dan mengumumkannya. Jika orang lain yang dapat menemukan lebih dahulu daripada anda, terimalah dengan senyum dan berterima kasihlah atas perhatiannya. Bilamana anda mulai tergoda untuk tidak mengakui kesalahan-kesalahan anda mulai tergoda untuk tidak mengakui kesalahan-kesalahan anda walau sudah ada bukti yang masuk akal, maka anda sudah tidak menjadi olahragawan yang baik dan termasuk orang berperilaku buruk.
2. Kebiasaan paling buruk yang mungkin anda miliki adalah tidak kritis terhadap konsep-konsep sendiri dan di lain pihak skeptis terhadap konsep-konsep orang lain. Bilamana anda sampai pada keadaan itu, berarti anda sudah dalam keadaan pikun, tidak peduli berapapun umur anda.
3. Setiap kali anda menuliskan pikiran-pikiran anda, tunjukkanlah setiap aspek kontroversial yang dapat anda temukan dalam tesis anda. Dengan itu anda akan dihargai pembaca dan membuka diri terhadap penyempurnaan lebih jauh. Penyimpangan dari aturan ini akan menenggelamkan reputasi anda dan melumpuhkan aktivitas mental anda.
4. Anda selalu dapat belajar sesuatu dari hampir semua orang, karena sangat sedikit orang yang sedemikian bodoh atau tidak jujur.

7.      Sebutkan langkah-langkah pencarian penyelesaian problem teknik !
·         Definisikan problem primitif (Primitive Problem)
·         Kumpulkan informasi dan data-data relevan
·         Ciptakan problem-problem spesifik (specific problem)
·         Seleksi (screen) penyelesaian-penyelesaian spesifik (specific solution)
·         Temukan suatu penyelesaian.

8.      Berikan satu contoh problem primitive dan jelaskan menuru Anda !
Contoh problem primitif:
Bagaimana seorang petualang menyebrangi sungai yang deras aliranya di tengah suatu hutan belantara?

9.      Sebutkan kaidah pokok etika teknik untuk engineer !
1. Menjunnjung tinggi keselamatan, kesehatan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat
2. Memberikan jasa-jasa profesi hanya pada bidang-bidang yang sesuai dengan kompetisinya
3. Memberikan pernyataan-pernyataan kepada umum hanya secara objektif dan jujur
4. bertindak sebagai pelaku yang jujur terpercaya terhadap pembari kerja ataupun klien dan menghindarkan diri dari konflik-konflik (conflict of interest)
5. Meningkatkan reputasi profesionalnya melalui unjuk kerja yang baik dan bukan melalui persaingan secara curang
6. Berperilaku terhormat, bertanggung jawab, etis dan taat aturan untuk meningkatkan kehormatan, reputasi dan kemanfaatan profesi
7. Secara terus menerus meningkatkan kemampuan profesioanlnya sepanjang karir dan memberi kesempatan engineers dibawah bimbingannya untuk mengembangkan kemampuann profesional.

10.  Jelaskan dan berikan contoh problem dan dilema moral tanggungjawab engineer !
Pada suatu hari X, seorang engineer memindahkan larutan Na-sianida (bahan beracun yang sangat berbahaya) yang sudah rusak kedalam drum-drum untuk disimpan sementara sebelum diproses ulang pada siang harinya. Dua minggu kemudian, X tidak lagi menemukan drum-drum tersebut dan mendapatkan bahwa isi drum-drum tersebut telah dibuang melalui gorong-gorong sanitasi, oleh Y seorang kolega engineer dan sahabatnya.
Apa yang harus dilakukan oleh X? Melaporkan sahabatnya ke atasannya dengan resiko Y akan dipecat? Membiarkannya? Pura-pura tidak tahu?

11.  Sebutkan prinsip-prinsip dasar kode etik PII !
“CATUR KARSA SAPTA DHARMA INSINYUR INDONESIA”
PERTAMA, PRINSIP-PRINSIP DASAR:
1. Mengutamakan keluhuran budi
2. Menggunakan pengetahuan dan kemampuannya untuk kepentingan kesejahteraan umat manusia.
3. Bekerja secara sungguh-sungguh untuk kepentingan masyarakat, sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya
4. Meningkatkan kompetensi dan martabat berdasrkan keahlian profesional keinsinyuran.

12.  Apa yang dimaksud kode etik, berikan contohnya !
Kode etik adalah  norma dan asas yang diterima oleh kelompok tertentu sebagai landasan tingkah laku.
Kode Etik Dapat diartikan pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis dalam melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan. Kode etik merupakan pola aturan atau tata cara sebagai pedoman berperilaku.
Contoh Penerapan Kode Etik:
        Kode Etik Guru
“ Guru memiliki kewajiban untuk membimbing anak didik seutuhnya dengan tujuan membentuk manusia pembangunan yang pancasila”. Inilah bunyi kode etik guru yang perrtama dengan istilah “bebakti membimbing” yang artinya mengabdi tanpa pamrih dan tidak pandang bulu dengan membantu (tanpa paksaan, manusiawi). Istilah seutuhnya lahir batin, secara fisik dan psikis. Jadi guru harus berupaya dalam membentuk manusia pembangunan pancasila harus seutuhnya tanpa pamrih.


13.  Berikan contoh penyelesaian masalah moral dengan membuat diagram garis dan penjelasannya !

14.  Sebut dan jelaskan isu-isu yang terlibat dalam pemahaman masalah etika dan berikan contohnya !
1. Isu Faktual. Isu-isu faktual melibatkan apa yang benar-benar diketahui tentang sebuah kasus, misalnya, fakta-fakta yang ada.
Contoh: suatu contoh fakta yang tidak terlalu jelas dapat ditemukan dalam kontroversi masyarakat kontemporer menyangkut hak aborsi
2. Isu Konseptual. Isu konseptual berhubungan dengan arti atau bisa tidaknya ide diterima. Contoh : tiket acara olahraga dari sponsor potensial suku cadang proyek anda dimaksudkan untuk mempengaruhi keputusan anda atau hanya menunjukkan tanda persahabatan.
3. Isu Moral. Setelah masalah didefinisikan, biasanya jelaslah konsep moral mana yang diterapkan, dan keputusan yang harus diambil menjadi jelas. Contoh: dalam kasus pemberian hadiah. Jika itu merupakan sebuah penyuapan kita harus tegas menolaknya. Jika tanda persahabatn, kita dapat menerimanya.

15.  Jelaskan maksud dan penyelesaian masalah mengenai :
a.      Kesenangan dan tanggung jawab moral.
b.      Teknik penyelesaian kasus etika.

»»  BACA SELENGKAPNYA...

Sabtu, 10 November 2012

Pohon Pisang


Rasa-rasanya kita tahu apa itu pohon pisang? Siapa yang belum pernah melihat pohon pisang--baik lewat gambar atau secara langsung. Dulu di belakang kost-an saya jaman kuliah, adalah kebun pisang. Karena kamar saya menghadap belakang, maka kalau saya duduk di kursi, yang dilihat pohon pisang. Melamun, melihat pohon pisang. Memikirkan banyak hal, melihat pohon pisang. Jemur cucian, melihat pohon pisang. Hidup saya masa-masa itu dipenuhi oleh pohon pisang. Dulu, saya tidak sempat menyadarinya, terlalu sering melihat pohon pisang, membuat sy abai akan sebuah proses kehidupan yang menakjubkan. Apa pentingnya sih pohon pisang?

Tetapi saat menonton rekaman pohon pisang mulai dari saat ditanam, tumbuh besar, berjantung, berbuah, kemudian buahnya busuk satu per satu, lantas diikuti pohon pisangnya layu, tumbang, saya berubah pikiran.

Coba perhatikan: Pohon pisang itu hanya bermula dari sebuah tunas kecil, paling hanya sejengkal. Lantas, hari demi hari, tubuhnya semakin besar dan tinggi. Pelepah daunnya sehat menghijau, lebar-lebar, berkelepak pelan saat ditiup angin atau terkena hujan. Berbulan-bulan berlalu, saat masanya tiba, keluarlah jantung dari pohon itu. Lucu sekali bentuknya. Lapis demi lapis kulit jantung terkelupas, serangga membantu penyerbukan, maka pelan-pelan muncullah pisang dalam ukuran kecil-kecil. Hanya sebesar ujung pensil. Kemudian membesar jadi sebesar jempol. Hingga besar seperti buah pisang yang kita lihat di mana-mana.

Lihatlah. Bukankah itu menakjubkan. Hanya tunas sejengkal, bisa tumbuh jadi pohon setinggi 3 meter, pelepah daunnya banyak dan lebar. Siapa yang menumbuhkannya? Hanya tunas sejengkal, bisa berjantung lantas berbuah, yang satu tandan buahnya, lebih besar dibanding pohon pisangnya. Siapa yang membuatnya berbuah?

Dan lebih menakjubkan lagi, proses tunas pohon pisang jadi besar, menghasilkan buah itu membutuhkan apa? Tidak ada tanah yang hancur, tidak ada sekitar yang rusak, tidak ada material, bahan-bahan seperti manusia membangun rumah misalnya. Kiri-kanan-depan-belakang pohon pisang itu tidak berubah, tdk ada yang dirugikan. Malah saat buahnya matang, berbagai burung dan hewan berpesta pora. Saat pohonnya layu, tumbang, tanah menyambutnya sukacita, menjadi sumber pupuk alami.

Itulah salah-satu kasih sayang Tuhan dalam bentuk yang paling terlihat. Hanya tunas sejengkal, bisa tumbuh besar, bisa berbuah. Manusia, meskipun mereka bisa menciptakan roket, robot, senjata nuklir, dan sebagainya, tidak akan pernah mampu menumbuhkan sebatang 'pohon toge' sekalipun. Manusia bisa menciptakan cabe sintetis, telur sintetis, kapas sintetik, tapi tidak akan pernah bisa menumbuhkan kehidupan.

Maka perhatikanlah di depan rumah kalian. Ada pohon mangga? Kecil dulu asalnya, bisa tumbuh besar dan berbuah. Ada pohon belimbing? Kecil sekali bibitnya, bisa tumbuh besar dan berbuah. Ada pohon kelapa? Hanya sebuti kelapa tua asalnya, bisa tumbuh besar dan menghasilkan ribuan kelapa lain. Siapa yang membesarkannya? Siapa yang membuatnya berbuah? Kasih sayang Tuhan melalui mekanisme alam yang amat menakjubkan.

Begitulah.

-- Tere Liye --
»»  BACA SELENGKAPNYA...

"Kematian" dan "Kehidupan"


Pada suatu hari "Kematian" dan "Kehidupan" bertemu satu sama lain, lantas mereka ngobrol:

Kematian : "Kenapa orang2 itu menyukai kamu, tapi mereka amat membenci aku?"
Kehidupan (menjawab sambil tersenyum) : "Orang-orang menyukaiku karena aku adalah 'dusta yang indah', sedangkan mereka membencimu karena kamu adalah 'kebenaran yang menyakitkan'."

*Saya juga suka dengan quote ini -- entah siapa yg pertama kali menuliskannya.
»»  BACA SELENGKAPNYA...

Dilarang bawa apapun ketika mati


Ada sebuah taman bermain yang indah. Penuh dengan tumpukan cokelat lezat, minuman bergizi nan nikmat, juga tentu saja mainan2 keren yang bisa digunakan, diambil semaunya. Gratis. Semua anak2 suka bermain di sini. Karena terkenalnya taman bermain ini, maka tidak semua anak boleh masuk sekaligus, harus diantri satu rombongan demi satu rombongan. Panjang mengular antriannya.

Peraturan taman ini simpel, silahkan makan dan minum sepuasnya, silahkan bermain sepuasnya, gunakan apa saja yg ada di taman. Tapi saat jam bermain habis, yaitu tiga jam, maka anak2 harus keluar dari taman. Meninggalkan apapun, tidak ada yang boleh dibawa pulang. Simpel sekali bukan?

Nah, katakanlah pada rombongan hari itu, ada anak, bernama Agus, masuk bersama belasan anak lainnya. Senang bukan kepalang Agus bisa masuk taman. Dia sudah mengantri berhari-hari. Maka, saat pintu taman dibuka, dia puas2in minum, makan, dia puas2in bermain, bahkan dia mengumpulkan semua jenis makanan, semua jenis minuman, dia tumpuk bersama mainan yg dia inginkan, hingga lupa bermain dan bercengkerama dengan anak2 lain. Tiga jam berlalu, sudah banyak sekali benda yg dikumpulkan Agus, tertawa senanglah dia, tidak peduli kalau dia adalah anak satu2nya yang tidak mengenal anak lain, saling bermain. Teng tong! Waktu bermain habis. Agus dan teman-temannya harus keluar. Apa yang terjadi? Agus menangis kencang, petugas melarangnya membawa keluar apa yang telah dia kumpulkan. Agus merengek, marah2, protes, tapi peraturan adalah peraturan. Duhai, sia-sia sudah apa yg telah dia lakukan, tidak ada satupun makanan dan minuman lezat yg bisa dia bawa, juga tidak mainan2 yg keren.

Begitulah dunia ini. Sama persis.

Apakah kita adalah Agus, anak kecil yang terlalu sibuk mengumpulkan harta benda? Hingga lupa esensi kehidupan? Apakah kita seperti Agus, yang tidak puas-puasnya menumpuk keinginan? Hingga lupa sebuah peraturan kecil: "dilarang bawa apapun ketika mati".

Pikirkan dan renungkan sambil tersenyum lega.

== Darwis Tere Liye ==
»»  BACA SELENGKAPNYA...